- Admin Setda
- Read Time: 1 min
Purwodadi - Pemerintah Kabupaten Grobogan (Pemkab Grobogan) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Langkah signifikan diambil dengan penyelenggaraan persiapan untuk Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024, yang berlangsung di Gedung Riptaloka Sekretariat Daerah (Setda) Grobogan pada Senin (1/4/2024).
Kegiatan persiapan tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk narasumber dari Ketua Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah, Siti Farida, dan Kepala Keasistenan Maladministrasi, Fallah Hidayatullah. Mereka memberikan pemahaman yang mendalam tentang standar pelayanan dan pentingnya manajemen aduan yang efektif.
Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, seperti Dispendukcapil, DPMPTSP, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, UPTD Puskesmas Tawangharjo, dan UPTD Puskesmas Pulokulon I menjadi fokus dalam persiapan penilaian tahun 2024. Mereka terdiri dari unsur pimpinan, petugas bidang layanan, ketua bidang pengaduan, dan anggota bidang pengaduan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan (Sekda), Anang Armunanto, dalam arahannya menekankan pentingnya penetapan tim berdasarkan kompetensi yang sesuai dan penyusunan buku saku kepatuhan standar pelayanan publik. Dokumentasi dan pelaporan kegiatan secara sistematis, serta penyediaan sarana prasarana keamanan dan keselamatan, dianggap sebagai hal yang tak boleh diabaikan.
Dari sisi pegawai, Sekda Anang Armunanto mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik, untuk memahami dan mematuhi regulasi terkait. Langkah ini dianggap krusial dalam menjamin terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Fadyasih Bowo Leksono, Kepala Bagian Organisasi Setda Grobogan, menjelaskan bahwa Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik adalah bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia. Tujuannya adalah untuk mendorong pencegahan maladministrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.
(Protkompim— JSA)
GROBOGAN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah, Pemkab Grobogan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan menggelar Pasar Murah pada hari Senin (1/4/2024) di Halaman Setda Grobogan. Kegiatan tersebut digelar sejak tanggal 26 Februari hingga 1 April 2024 yang tersebar di 20 lokasi di 19 kecamatan Kabupaten Grobogan.
Kegiatan Pasar Murah digelar dalam rangka untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dan meningkatkan daya beli kebutuhan pokok masyarakat desa dalam menghadapi bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah atau 2024 Masehi, dengan memberikan subsidi bagi komoditas barang, sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat.
Adapun kegiatan Pasar Murah tersebut, terbagi atas subsidi komoditas, di mana penerima kupon dapat membeli atau menebus barang komoditas subsidi dari Pemerintah Kab. Grobogan sejumlah Beras medium 5 kg per paket dengan harga 45 ribu sebanyak 8.670 paket. Minyak goreng 1 liter per paket dengan harga 12 ribu sebanyak 12.480 paket. Gula pasir 1 kg per paket dengan harga 13ribu sebanyak 12.100 paket. Telur 1 kg per paket dengan harga 23 ribu sebanyak 6000 paket. Mie instan 5 buah per paket dengan harga 10.000 sebanyak 8200 paket, Sirup 1 botol per paket 600 ml, dengan harga 15 ribu sebanyak 6000 paket. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga masyarakat Kabupaten Grobogan yang berduyun-duyun membeli kebutuhan sembako yang mereka butuhkan.
Hadir dalam Tim 2 diantaranya Wakil Bupati Grobogan, Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi Sekda, Baznas Kabupaten Grobogan, OPD kabupaten Grobogan, para Kabag dilingkungan Setda Grobogan melaksanakan sholat isya berjamaah dilanjutkan tarawih berjamaah.