- Read Time: 1 min
Grobogan -“Tujuan akhir dalam Pendidikan Kepramukaan adalah mempersiapkan manusia mantap untuk tanah air; manusia yang kuat mental, fisik dan jiwanya; manusia yang dapat dipercaya; manusia yang mampu menghadapi tugas berat dan kesukaran; manusia yang teguh dan tidak tergoyah oleh berbagai ungkapan massa; manusia yang mampu memberi banyak pengorbanan demi kejayaan bangsa. Memiliki patriotisme yang tidak sempit tetapi dengan pandangan yang luas mampu melihat dengan simpatik cita-cita mulia para patriot negara lain.”
Bupati Sri Sumarni mengingatkan bahwa semua kegiatan kepramukaan yang berupa asah ketrampilan, penjelajahan, perkemahan, pengembaraan, bakti masyarakat, jambore, dan sebagainya hanyalah alat bukan tujuan. Tujuan akhir dari pendidikan kepramukaan adalah pembentukan karakter.
Mengingat kondisi cuaca belakangan yang tidak menentu, pihaknya juga berpesar baik kepada panitia maupun peserta lomba agar senantiasa memprioritaskan kesehatan, keselamatan, dan ketertiban. Dalam pada itu, Bupati Sri Sumarni meminta kegiatan ini dilaksanakan dengan baik, nyaman, dan menyenangkan.
Grobogan - Tradisi Adat Budaya Asrah Batin kembali digelar di desa Ngombak Kecamatan Kedungjati, Minggu (16/10/2022). Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H, M.M turut menghadiri tradisi yang sudah berusia ratusan tahun yang senantiasa digelar setiap 2 (dua) tahun sekali oleh masyarakat Desa Ngombak dan Karanglangu ini.
Harapannya, dengan penambahan alokasi pupuk bersubsidi dapat mempertahankan prestasi yang sudah diraih di sektor pertanian baru-baru ini. Sebagai lumbung pangan di Jawa Tengah, produksi padi Kabupaten Grobogan pada tahun 2021 yang lalu mencapai 801 ribu ton, yang menempatkan Kabupaten Grobogan sebagai produsen padi terbesar di Jawa Tengah dan peringkat ke-7 secara nasional.