- Read Time: 1 min
Grobogan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan serius dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Guna pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Pemkab Grobogan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Grobogan terlibat secara aktif dalam memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bahaya narkoba bagi pelajar SLTP / MTS dan Guru Bimbingan Konseling. Hal tersebut dilakukan dengan menggelar “Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bagi Guru BK dan Siswa SLTP/MTS” di Gedung Riptaloka Setda Grobogan, Rabu (21/9/2022).
“Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan dampak yang positif bagi seluruh peserta untuk ikut memerangi penyalahgunaan narkoba dan selanjutnya mampu menjadi contoh, panutan dan duta anti narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitarnya”, ujar Wakil Bupati Grobogan dr. Bambang Pujiyanto, M.Kes dalam sambutannya.
Wakil Bupati Grobogan menerangkan bahwa para remaja dan pelajar relatif rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, hal ini dikarenakan usia remaja secara psikologis belum matang dan masih tahap pencarian jati diri, juga dari segi fisik, mereka sedang tumbuh dan enerjik
“Itulah sebabnya, mereka (remaja) mudah dipengaruhi, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, sering ikut-ikutan, ingin menjadi seseorang yang tampil berani, suka sensasi, tantangan dan suka mengambil jalan pintas. Bahkan, terkadang kondisi frustasi dijadikan sebagai alasan pembenar untuk memilih jalan yang sangat tidak baik dengan menyalah gunakan narkoba tersebut”, terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Bambang Pujiyanto mengajak guru Bimbingan Konseling (BK) berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Dengan beragam metode, Guru BK diharapkan secara massif mampu memberikan informasi dan pemahaman kepada siswa didik tentang bahaya penggunaan narkoba terhadap kesehatan dan dampak negatif bagi penggunanya.
“Salah satu fungsi bimbingan dan konseling adalah upaya pencegahan, yakni suatu upaya untuk melakukan Edukasi kepada para siswa akan bahaya Narkoba. Sehingga dapat di ketahui peran dan upaya guru pembimbing (BK) dalam mencegah adanya penyalahgunaan narkotika sangatlah penting”, ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Grobogan, Drs. Mokamat, M.Si dalam laporannya menjelaskan bahwa melalui penyelenggaran sosialisasi ini diharapkan institusi pendidikan bisa lebih sigap, tanggap, dan waspada akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak didik.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 50 peserta, yang terdiri dari para Guru BK dan Siswa-siswi di 25 sekolah SLTP/MTS Kabupaten Grobogan. Sementara sebagai narasumber adalah Motivator Nasional BNN Agus Widanarko, S.E, M.H, M.Si dan Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan. Sudarmanto, S.Pd, M.Pd.
(Kontributor: Foto: Protkompim—PJY; Artikel: Protkompim—JSA)

