
Purwodadi— Pelaku usaha UMKM dan ekonomi kreatif membutuhkan ruang untuk saling terhubung dan membuka peluang baru. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu wadah yang mempertemukan berbagai potensi tersebut dalam satu tempat.
Semarak KaTa Kreatif (Kabupaten/Kota Kreatif) menjadi salah satu ruang kolaborasi strategis melalui ajang pameran produk ekonomi kreatif yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif, akademisi, pelaku bisnis, dan komunitas dalam ekosistem yang saling mendukung.
Sabtu (18/4/2026), Bupati Grobogan Setyo Hadi menghadiri kegiatan Semarak KaTa Kreatif Jawa Tengah dan Festival Kuliner Kabupaten Grobogan di Alun-Alun Purwodadi, didampingi Wakil Bupati H. Sugeng Prasetyo. Kegiatan ini menghadirkan pelaku usaha dari berbagai daerah, sekaligus membuka ruang interaksi langsung dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang pameran.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang pameran, tapi juga menjadi ruang silaturahmi, ruang berbagi inspirasi, dan tentunya ruang untuk saling belajar antar pelaku UMKM dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah perlu terus diperkuat melalui ruang-ruang pertemuan seperti ini.
“Saya berharap UMKM kita semakin naik kelas, semakin dikenal luas, dan tentunya semakin bisa menghadapi perubahan dan perkembangan zaman,” lanjutnya.
Sebanyak sekitar 30 stan produk unggulan dari berbagai daerah di Jawa Tengah serta 40 stan kuliner khas Grobogan turut meramaikan kegiatan ini. Momentum tersebut, menurut Bupati, perlu dimanfaatkan tidak hanya untuk bertransaksi, tetapi juga memperluas jejaring dan membuka peluang kerja sama. Ia pun mengajak masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi aktif.
“Mari kita ramaikan kegiatan ini. Datang, belanja, dan dukung produk lokal kita sendiri. Karena dengan membeli produk UMKM, kita ikut membantu perekonomian daerah,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur saat pelaksanaan, tetapi juga dari bagaimana kondisi lingkungan tetap terjaga setelah kegiatan selesai.

Usai pembukaan, Bupati bersama Wakil Bupati meninjau sejumlah stan dan berdialog dengan para pelaku usaha, melihat langsung produk-produk yang ditampilkan serta respons pengunjung di lapangan.
Mendampingi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan Anang Armunanto turut berkeliling area pameran. Ia menyempatkan mencicipi sejumlah sajian, seperti Dawet Bayat dan Wedang Coro khas Demak, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada peserta dari berbagai kabupaten/kota yang telah berpartisipasi.
Rangkaian Semarak KaTa Kreatif Jawa Tengah 2026 di Grobogan berlangsung selama tiga hari, 17–19 April 2026. Beragam agenda digelar, mulai dari lomba kuliner, pertunjukan seni dan musik, sarasehan ekonomi kreatif, hingga Grobogan Night Carnival, yang melibatkan komunitas dan pelaku kreatif dari berbagai daerah.
Melalui kegiatan ini, ruang-ruang pertemuan seperti ini diharapkan tidak berhenti pada aktivitas jual beli semata, tetapi juga membuka jalan bagi terbentuknya jejaring dan kolaborasi yang lebih luas. Dengan begitu, geliat UMKM dan ekonomi kreatif dapat terus tumbuh serta memberi dampak bagi perekonomian daerah. (jsa)