- Admin Setda
- Read Time: 1 min

Purwodadi— Pemerintah Kabupaten Grobogan terus menjajaki berbagai peluang kerja sama untuk memperkuat pelayanan publik, khususnya pada aspek keselamatan dan respons layanan. Upaya ini dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kebutuhan daerah serta kondisi lapangan yang ada.
Kamis (5/2/2026), bertempat di ruang kerja Bupati Grobogan, Bupati Setyo Hadi didampingi Sekretaris Daerah Anang Armunanto menandatangani Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Grobogan dan PT Beomho Teknologi Service. Kesepakatan tersebut terkait Program Pengelolaan Smart Traffic Safety dan Smart Public Safety di Kabupaten Grobogan.
Penandatanganan ini merupakan bagian dari pemenuhan tahapan seleksi program hibah K-City Network Global Cooperation, sebuah program kerja sama internasional yang mendukung penguatan sistem layanan publik melalui pendekatan teknologi.
Melalui kesepakatan ini, Pemkab Grobogan memperkuat usulan program dengan ruang lingkup antara lain Smart PSC 119 Service, Smart Road Traffic Safety, Smart Street Lights, dan Smart Intersection Management.
Program yang diusulkan difokuskan untuk mendukung peningkatan sistem keselamatan dan respons layanan publik, terutama dalam pengelolaan lalu lintas dan penanganan kondisi darurat. Pendekatan sistem terintegrasi diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan ketepatan respons serta memperkuat upaya pencegahan risiko di ruang publik.
Keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan usulan tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan lintas perangkat daerah. Penandatanganan kesepakatan ini turut disaksikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Kepala Bapperida, serta Kepala Bagian Pemerintahan, sebagai bagian dari proses perencanaan yang terkoordinasi.
Bagi Pemerintah Kabupaten Grobogan, kerja sama ini diposisikan sebagai ikhtiar awal untuk memperkuat sistem pendukung layanan publik. Inisiatif ini tidak berdiri sendiri, melainkan berjalan seiring dengan upaya pembenahan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan yang terus dilakukan secara berkelanjutan.
Ke depan, apabila usulan ini memperoleh hasil positif dalam proses seleksi, Pemkab Grobogan berharap sistem yang dikembangkan dapat mendukung terciptanya layanan publik yang lebih tertib, responsif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. (jsa)

