- Read Time: 1 min
Purwodadi – Suasana pagi yang cerah menyambut ratusan pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), Bappeda, BPPKAD, dan Satpol PP Kabupaten Grobogan yang berkumpul dengan semangat tinggi melaksanakan apel rutin di halaman Setda Kabupaten Grobogan, Senin (27/11/2023).
Tidak kalah bersemangat, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si, memberikan pandangan yang tajam terkait dengan implementasi sistem merit yang segera diterapkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan.
"Sistem merit, mau tidak mau, suka atau tidak suka, cepat atau lambat, pasti akan diimplementasikan atau dilaksanakan," ujar Sekda Anang Armunanto dengan lugas.
Sistem merit yang menjadi sorotan utama dalam arahan Sekda Anang Armunanto pada apel ini. Sistem ini didasarkan pada kualifikasi, kinerja, dan kompetensi. Dengan nada yang penuh semangat, Sekda Anang Armunanto mengajak semua pegawai ASN untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.
“Kalau ada kesempatan belajar, belajar. Kalau ada kesempatan membaca, membaca. Kalau ada kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan, ikuti. Seminar, Bimtek, dan sebagainya, manfaatkan sebaik-baiknya. Karena itu adalah bagian dari upaya kita meningkatkan kompetensi ASN”, ujarnya.
Menurutnya, belajar, membaca, mengikuti pendidikan dan pelatihan, serta aktif dalam seminar dan Bimbingan Teknis (Bimtek) adalah bagian integral dari upaya meningkatkan kompetensi ASN. Pihaknya mengingatkan manakala mengikuti pengembangan kompetensi dan memperoleh sertifikat hasil pelatihan agar dapat diunggah di SIPP-ASN.
“Kalau ada sertifikat di upload di SIPP-ASN, untuk menambah nilai Indeks Profesionalisme ASN kita”, terangnya.
Indeks profesionalitas ASN merupakan ukuran statistik yang menggambarkan kualitas ASN yang berdasarkan kualifikasi pendidikan, kompetensi, kinerja, dan kedisiplinan pegawai ASN dalam melakukan tugas jabatannya.
Dalam seruannya, Sekda Anang Armunanto menekankan bahwa ketidaksiapan untuk mengikuti perubahan dan memanfaatkan peluang yang diberikan sistem merit dapat menyebabkan tertinggal.
“Tingkatkan terus kinerja kita, usahakan untuk bekerja tidak hanya berdasar kebiasaan. Yang sering kita seburt Ayolah berinovasi, jangan monoton. Karena belum tentu yang selama ini sifatnya hanya rutinitas, seperti kemarin di lakukan, belum tentu betul. Karena dinamika terus berkembang”, ungkap Sekda Anang Armunanto,
Apel rutin ini tidak hanya menjadi momentum untuk memberikan arahan baru terkait sistem merit, tetapi juga untuk mendorong semangat inovasi dan perubahan di kalangan ASN. Para pegawai diberikan tantangan untuk melihat setiap perubahan sebagai peluang untuk pertumbuhan dan peningkatan kualitas diri.
Maka, dengan penuh semangat, para ASN diharapkan dapat menjalani setiap perubahan dengan penuh dedikasi dan inovasi untuk mencapai kinerja yang lebih baik dan memastikan kesejahteraan masyarakat.
(Protkompim— JSA/HNsT)
Katong – Bupati Grobogan, Sri Sumarni, menyerahkan secara simbolis bantuan pembangunan rumah sederhana layak huni (RSLH) dari PT. Djarum yang dilaksanakan di balai desa Katong, Kecamatan Toroh, Kamis (23/11/2023).
Bupati menambahkan dengan adanya program pemerintah, salah satunya dengan menggandeng pihak swasta untuk berperan serta dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrim di Jawa Tengah. Bupati berpesan kepada penerima bantuan agar merawat bangunan yang telah diterima sebaik-baiknya.
Toroh - Suasana siang yang cerah menyelimuti Desa Genengadal Kecamatan Toroh saat Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., menghadiri Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Karya Bhakti Mandiri TNI Tahap X Tahun 2023 yang dikomandoi Kodim 0717/Grobogan, Jumat (24/11/2023). Antusiasme masyarakat sejak anak sekolah hingga dewasa terpancar jelas, menciptakan momen bersejarah untuk masyarakat dan pemerintah daerah.
Bupati juga berbagi cerita tentang kemajuan pembangunan di berbagai sektor. Dari tingkat keberlanjutan jalan yang meningkat dari 46% pada tahun 2016, menjadi 85% pada tahun 2023, hingga pembangunan 2 (dua) RSUD baru, gedung sekolah, irigasi, pasar rakyat, dan fasilitas umum lainnya.