- Read Time: 1 min
Purwodadi – Perolehan pengalangan dana atau lebi akrab disebut dengan Bulan Dana PMI Kabupaten Grobogan tahun 2019 mengalami peningkatan yang cukup besar dibandingkan dengan peroleh tahun 2018 yakni dengan prosentase kenaikan sebesar 8,7 %. Atau dari Rp. 695.327.626,- di tahun 2018 menjadi Rp. 755.875.558,- di tahun 2019. Jumlah ini sesuai Laporan Ketua 1 Bulan Dana PMI Tahun 2019 Bapak Wisnu pada acara Muskerkab PMI Kabupaten Grobogan awal tahun 2020 ini. Bahkan untuk tahun 2019 mengalami pencapaian melebihi target awal yakni sebesar 0,4 %.
Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Mohamad Sumarsono yang juga Ketua PMI Kabupaten Grobogan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencapaian ini mengindikasikan adanya peningkatan kesadaran masyarakat Grobogan dalam kegiatan social kemanusiaan.
“Pencapaian yang melebihi target ini mengindikasikan bahwa, dari tahun ke tahun kesadaran masyarakat Grobogan dalam memberikan sumbangan melalui kegiatan Bulan Dana PMI. Ini nantinya dapat disalurkan guna meringankan beban bagi saudara kita yang terdampak bencana”, tegasnya.
Sekda menambahkan bahwa bencana alam di Kabupaten Grobogan dari tahun ke tahun berdatangan silih berganti antara lain ada banjir, tanah longsor,angin puting beliung, kebakaran dan yang baru saja dialami adalah musim kemarau yang berkepanjangan dimana bagi masyarakat yang terdampak, sangat kekurangan dan membutuhkan air bersih.
Di musim kemarau Tahun 2019 lalu, khususnya PMI Kabupaten Grobogan yang bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat telah memberikan bantuan air bersih sebanyak 204 tangki dengan kapasitas 5000 dan 6000 liter yang dibantu oleh truk tangki pinjaman dari PMI Pusat melalui PMI Provinsi Jawa Tengah.
Godong – Grobogan merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan berbagai macam hasil pertaniannya. Ikon baru yang sedang hit dan mulai digandrungi masyarakat akhir-akhir ini adalah sego pager. Tampilan dari kuliner ini hampir mirip dengan sego pecel atau nasi gudangan yakni berisikan nasi berlauk daun ketela, daun pepaya atau sejenisnya yang telah dimasak. Yang bikin beda adalah nasi ini dilengkapi dengan tambahan hidangan uyah goreng, yakni parutan kelapa yang ditambahkan garam kemudian disangrai kering. Harga sego pager sendiri juga sangat terjangkau hanya berkisar Rp 2.500 hingga Rp 4.000 saja. Tambahan sayuran yang dipakai biasanya tauge, biji atau buah lamtoro, dan juga daun lamtoro.