- Admin Setda
- Read Time: 1 min

Purwodadi – Pendapa Kabupaten Grobogan, Sabtu (3/8/2024), menjadi saksi semaraknya pembukaan Lomba Sinden Muda Nasional (LSMN) 2 Tahun 2024, sebuah ajang yang mempertemukan 21 peserta sinden muda dari berbagai daerah. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Anang Armunanto. Dengan penuh antusiasme, Bupati Sri Sumarni menyampaikan apresiasinya kepada para peserta yang telah memilih untuk menekuni seni tradisional di tengah derasnya arus globalisasi dan teknologi.
MUI Kabupaten Grobogan menggelar acara Penguatan Organisasi Ganas Annar (Gerakan Nasional Anti Narkoba) dengan tajuk "Bergerak Bersama Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN)" dengan tujuan memperkuat komitmen melawan narkoba dan berbagai isu sosial lainnya di Gedung Riptaloka, Rabu (31/07/2024).
Ia menguraikan, dari perspektif agama dan hukum, narkoba jelas dilarang. Secara medis, penggunaan narkoba dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. "Dari segi sosial, narkoba merusak moral dan hubungan sosial; dari segi psikologis, akan merusak mental dan pola pikir," lanjutnya, mengingatkan peserta seminar tentang risiko-risiko yang harus diwaspadai.
Purwodadi — Di tengah sorotan tentang ancaman digital, MUI Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Seminar Kebangsaan dengan tema pencegahan judi online, pinjaman online, dan game online. Gedung Riptaloka menjadi saksi pertemuan penting saat Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, mewakili Bupati membuka Seminar Kebangsaan yang digelar oleh MUI Kabupaten Grobogan
Seminar ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang ancaman-ancaman tersebut, tetapi juga untuk mendorong tindakan pencegahan yang lebih efektif. Sekda Anang menekankan pentingnya upaya kolektif dalam menghadapi isu-isu ini. "Ketiga kasus tersebut harus betul-betul kita cegah bersama karena memiliki dampak negatif yang sangat berbahaya, mulai dari kecanduan, hutang tinggi yang tidak berujung, merusak moral dan mental bangsa, bahkan hingga pembunuhan maupun bunuh diri," tegasnya.