- Admin Setda
- Read Time: 1 min

Purwodadi — Upaya mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Grobogan semakin melibatkan banyak pihak. Program yang digagas pemerintah pusat ini membutuhkan dukungan lintas sektor agar pelaksanaannya tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak sekolah yang membutuhkan asupan gizi seimbang.
Semangat kebersamaan itu tampak dalam peluncuran Dapur MBG Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Grobogan, Sabtu (4/10/2025), di Kampus 2 SMK Muhammadiyah Purwodadi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan, Anang Armunanto, hadir mewakili Bupati Setyo Hadi. Acara ini turut dihadiri pimpinan PDM Muhammadiyah dan organisasi otonom, Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, Direktur Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN) DR. Gunalan, serta unsur Forkopimda dan Forkopimcam.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Anang menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program MBG. Satgas ini berperan memperkuat koordinasi lintas sektor dan mendukung kelancaran pelaksanaan program pusat di daerah, sehingga berbagai pihak dapat bergerak terpadu sesuai peran masing-masing.

Grobogan, kata Sekda, memperoleh kuota sebanyak 125 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari BGN. Berdasarkan data per awal Oktober 2025, sebanyak 65 unit telah diverifikasi, dan 39 unit sudah mulai beroperasi. Sekda juga menyinggung keberadaan delapan dapur Muhammadiyah yang diluncurkan pada peluncuran kali ini.
“Apakah sudah termasuk yang diluncurkan hari ini dari Muhammadiyah atau belum? Kalau hari ini sudah diluncurkan dan langsung beroperasional, delapan SPPG Muhammadiyah, maka ada 47 operasional SPPG di Grobogan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa informasi tersebut terus diperbarui melalui Satgas MBG. “Yang masuk informasi kepada kami, (dapur) sudah dibangun, sudah selesai, sudah lengkap, sudah diverifikasi, tapi belum operasional,” jelasnya.
Sekda Anang juga menyampaikan apresiasi kepada warga Muhammadiyah atas semangat dan kontribusinya dalam mendukung program MBG. Kehadiran Muhammadiyah diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan program, memberi warna dan makna dalam upaya bersama mewujudkan anak-anak Grobogan yang sehat dan berdaya.
Program MBG sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat yang dijalankan secara bertahap di seluruh Indonesia. Pemkab Grobogan memandang pelaksanaannya sebagai kerja bersama. Dengan dukungan lintas sektor, program ini diharapkan benar-benar menjangkau anak-anak yang membutuhkan dan memberi dampak nyata bagi tumbuh kembang mereka. (jsa)




