- Read Time: 1 min
Purwodadi - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) kembali mewarnai arena kompetisi di Kabupaten Grobogan untuk tahun 2023. Event tahunan ini tidak hanya menjadi wadah prestasi para pelajar, tetapi juga panggung untuk mengekspresikan kemampuan dan keahlian di berbagai cabang olahraga.
Dengan penuh semangat, Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., membuka secara resmi event prestisius ini pada Kamis (23/11/2023), di GOR Bung Karno. Bupati Sri Sumarni menyatakan dukungan kuatnya terhadap kejuaraan ini. Dirinya juga mengingatkan bahwa era kiwari menuntut pelajar bukan hanya cerdas di kelas, melainkan juga memiliki soft skills di berbagai bidang, termasuk olahraga.
“Saya pribadi sangat setuju dengan adanya kejuaraan ini. Karena apa bapak ibu? Karena, tuntutan seorang pelajar zaman sekarang atau biasa disebut dengan anak zaman now, bukan hanya dituntut untuk pintar di kelas. Tetapi juga dituntut untuk memiliki soft skil di lain bidang seperti olahraga”, ujarnya.
Menurut Bupati Sri Sumarni, atlet-atlet yang berlaga di ajang POPDA ini bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjelma menjadi jagoan-jagoan pilihan di sekolah masing-masing, dan bahkan menjadi kebanggaan Kabupaten Grobogan.
"Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, tetap junjung tinggi sportivitas dan respek terhadap sesama," ujarnya dengan penuh semangat.
Bupati Sri Sumarni menegaskan bahwa POPDA bukanlah tujuan akhir, melainkan awal perjalanan menuju tingkat Provinsi, bahkan Nasional. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dalam bertanding. Kepada wasit dan juri, beliau berpesan untuk memimpin pertandingan dengan keadilan dan ketegasan sebagai prinsip utama.
"Saya nitip pesan, tolong pimpin pertandingan dengan baik. Seorang wasit harus mampu bertindak tegas dan tentunya adil. Tolong ajarkan nilai-nilai sportivitas dan semangat persatuan kepada anak-anak kita," tandasnya.
Para pendamping juga mendapat perhatian khusus dari Bupati Sri Sumarni. Ia berharap agar mereka dapat memberikan dukungan penuh semangat kepada para peserta. Sehingga keberadaannya dapat menjadi menjadikan diri mereka sebagai support system yang memberikan motivasi maksimal.
"Selamat Bertanding, Jaga Sportivitas, dan Jadilah Juara!", pungkasnya dengan semangat kepada para atlet-atlet.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Grobogan, Edy Santoso, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa POPDA digelar untuk memberikan kesempatan bagi pelajar mengembangkan bakat di bidang olahraga. Melalui kompetisi ini, diharapkan prestasi olahraga dan potensi atlet di Kabupaten Grobogan semakin berkembang.
Acara pembukaan POPDA juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di Kabupaten Grobogan, antara lain Komandan Kodim (Dandim) 0717/Grobogan, Perwakilan Polres Grobogan, Kepala Kejaksaan Negeri Grobogan, Ketua Pengadilan Negeri Purwodadi, Ketua Pengadilan Agama Purwodadi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, dan tamu undangan lainnya.
(Protkompim— JSA-HNsT)
Purwodadi – Keberadaan Undang-Undang Cipta Kerja, menurut Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. tidak hanya mengubah lanskap hukum nasional, tetapi juga mewarnai produk hukum daerah. Salah satu dampak signifikan adalah terkait badan usaha milik desa (BUM Desa). Agar selaras dan harmonis dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, Bupati Sri Sumarni memperkenalkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang BUM Desa kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan pada Rapat Paripurna ke-41 DPRD Kabupaten Grobogan, Rabu (21/11/2023).
Bupati Sri Sumarni menjelaskan bahwa Raperda BUM Desa ini, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021, akan membahas berbagai aspek terkait BUM Desa, seperti Pendirian BUM Desa/BUM Desa Bersama, Anggaran Dasar, Organisasi dan Pegawai, Rencana Program Kerja, Kepemilikan, Modal, Aset dan Pinjaman, Unit Usaha, Pengadaan Barang dan/atau Jasa, Kerja sama, Pertanggungjawaban, Pembagian Hasil Usaha, Kerugian, Penghentian kegiatan, Perpajakan dan Retribusi. Juga pembahasan tentang Pembentukan Pengelola Kegiatan Dana Bergulir Masyarakat Eks-Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan Menjadi BUM Desa Bersama, Pembinaan dan Pengembangan serta Pengawasan..
Urgensi penyusunan Raperda Perumda Purwa Aksara ini, menurut Bupati Sri Sumarni juga untuk merespons tawaran dalam pengelolaan partisipasi interes 10% di Lapangan RBG Blok 1 (satu) Wilayah Kerja Blora di Kabupaten Grobogan. Penambahan bidang usaha seperti pengelolaan hulu minyak dan gas bumi menjadi bagian integral dari penyesuaian tersebut.
Purwodadi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan terus memperjuangkan hak setiap individu untuk mendapatkan pendidikan lingkungan hidup yang baik dan sehat melalui Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Program ini, yang melibatkan jenjang pendidikan mulai dari SD/MI hingga SMA/SMK/MA, menegaskan komitmen Pemkab Grobogan dalam mewujudkan kelestarian lingkungan hidup.
Sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata diakui atas keberhasilan mereka dalam menerapkan praktik-praktik baik dan perilaku ramah lingkungan di sekolah dan sekitarnya. Ini bukan hanya tentang lomba, melainkan pengakuan atas dedikasi sekolah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup.