- Read Time: 1 min
Purwodadi – Bertempat di Alun-alun Purwodadi, Bupati Grobogan Sri Sumarni SH.,MM didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yassin dan Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Grobogan menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kategori Penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) Terbanyak sejumlah 46.000 keping pada Rabu (29/1). Menurut Sri Sumarni, KIA sangat penting sebagai bukti identitas resmi anak dibawah usia 17 tahun.
“KIA sangat penting bagi anak karena fungsinya secara umum mirip dengan Kartu Tanda Penduduk. Kartu ini sebagai bukti identitas resmi anak yang berusia dibawah 17 tahun disamping itu manfaat lainnya adalah melindungi pemenuhan hak anak menjamin akses anak dalam mendapatkan pelayanan public di bidang perbankkan pendidikan, kesehatan untuk persyaratan mendaftar sekolah dan sebagainya” kata Bupati.
Bupati menambahkan berdasarkan Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak ditetapkan, setiap anak Kabupaten Grobogan yang lahir langsung diterbitkan Kartu Keluarga, Akte Kelahiran dan KIA melalui pelayanan terintegrasi.
“Untuk anak-anak yang lahir sebelum tahun 2016 secara terus menerus dituntaskan kepemilikan KIA-nya, melalui pelayanan –pelayanan jemput bola dengan pengajuan secara kolektif desa/ kelurahan, dan sekolah-sekolah se-Kabupaten Grobogan, sehingga sampai dengan sekarang Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam hal ini Dispendukcapil telah memberikan 231.151 KIA bagi anak-anak Kabupaten Grobogan” imbuhnya.
Sementara itu menurut Senior Manajer MURI Indonesia , Sri Widayati mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Grobogan bukan kali pertama ini meraih prestasinya di MURI karena sebelumnya sudah ada 7 rekor yang tercatat di MURI.
Purwodadi – Bertempat di Gedung Riptaloka Setda Grobogan, Bupati Grobogan yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan DR. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si membuka rakor penyusunan laporan keuangan SKPD dan LKPD tahun anggaran 2019 pada Senin (27/1).
Purwodadi – Perolehan pengalangan dana atau lebi akrab disebut dengan Bulan Dana PMI Kabupaten Grobogan tahun 2019 mengalami peningkatan yang cukup besar dibandingkan dengan peroleh tahun 2018 yakni dengan prosentase kenaikan sebesar 8,7 %. Atau dari Rp. 695.327.626,- di tahun 2018 menjadi Rp. 755.875.558,- di tahun 2019. Jumlah ini sesuai Laporan Ketua 1 Bulan Dana PMI Tahun 2019 Bapak Wisnu pada acara Muskerkab PMI Kabupaten Grobogan awal tahun 2020 ini. Bahkan untuk tahun 2019 mengalami pencapaian melebihi target awal yakni sebesar 0,4 %.