- Admin Setda
- Read Time: 1 min

Purwodadi— Perencanaan pembangunan tidak berhenti pada penyusunan program di atas kertas, tetapi menuntut ketelitian dalam menyelaraskan arah kebijakan, kemampuan anggaran, dan kebutuhan masyarakat. Pada tahap inilah konsistensi dan kedisiplinan perencanaan menjadi penentu agar setiap program benar-benar berjalan sesuai tujuan.
Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Grobogan menggelar Forum Lintas Perangkat Daerah untuk penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Kerja (Ranwal Renja) Setda Tahun 2027, Jumat (20/2/2026), di Ruang Rapat Lantai 1 Setda. Forum ini menjadi bagian dari tahapan penyelarasan program dan kegiatan prioritas dengan hasil Musrenbang kecamatan serta arah kebijakan pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekda, BPS Kabupaten Grobogan, perangkat daerah terkait, para kepala bagian di lingkungan Setda, serta para pemangku kepentingan. Turut hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Bapperida.Pembahasan difokuskan pada peran Sekretariat Daerah dalam mendukung Misi ke-5 Pemerintah Kabupaten Grobogan, yakni penguatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik melalui reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, menegaskan bahwa forum ini merupakan momentum penting untuk memastikan rancangan awal yang telah disusun semakin matang dan terukur. Ia mendorong agar usulan dari Musrenbang kecamatan dicermati secara saksama, khususnya yang relevan dengan tugas dan fungsi Sekretariat Daerah.
Menurutnya, penyempurnaan dokumen perencanaan harus tetap berada dalam koridor kebijakan yang telah ditetapkan, mulai dari dokumen perencanaan lima tahunan hingga rencana tahunan, sehingga kesinambungan program tetap terjaga dan tidak berjalan parsial.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Anang Armunanto juga mengingatkan pentingnya ketertiban administrasi dalam proses hibah Tahun 2027. “Semua melalui sistem. Tidak ada toleransi terhadap pengajuan yang melewati batas waktu,” ujarnya, seraya menekankan pentingnya tata kelola yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Ia menambahkan, “Mudah-mudahan kualitas perencanaan kita ke depan semakin baik. Dengan keterbatasan anggaran dan besarnya tanggung jawab yang diemban, kita harus mampu merencanakan secara tepat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.”
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Grobogan berupaya memastikan setiap program yang dirancang tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga selaras dengan kebutuhan riil di lapangan. Penyelarasan sejak tahap awal diharapkan memperkuat efektivitas pelaksanaan program serta menjaga agar pelayanan publik tetap berjalan secara tertib, terarah, dan akuntabel. (jsa)


