- Admin Setda
- Read Time: 1 min

Tawangharjo— Di tengah harapan masyarakat terhadap pembangunan yang semakin merata, ruang-ruang pertemuan antara pemerintah dan warga menjadi semakin bermakna. Ramadan menghadirkan momentum itu—bukan hanya sebagai ibadah spiritual, tetapi juga sebagai kesempatan memperkuat komunikasi dan menyelaraskan langkah bersama.
Bupati Grobogan, Setyo Hadi, melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Baitusshomad, Dusun Tasutan, Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Safari Ramadan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. “Kegiatan ini untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan tidak dapat berjalan sendiri. “Tanpa panjenengan semua, saya tidak bisa melaksanakan tugas,” tambahnya, seraya menekankan pentingnya kebersamaan antara pemerintah kabupaten, kecamatan, pemerintah desa, serta para pemuka agama agar daerah tetap terjaga dalam suasana yang kondusif.
Terkait infrastruktur, Bupati Setyo Hadi menyampaikan bahwa pembangunan jalan kabupaten dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Ia menyinggung pentingnya sejumlah ruas yang memiliki mobilitas tinggi, termasuk akses menuju Tarub dan Selo, yang menjadi jalur aktivitas warga dan pergerakan ekonomi. Menurutnya, percepatan tetap diupayakan, namun dilakukan secara terukur agar pembangunan dapat berkelanjutan dan tepat sasaran.

Secara umum, pada tahun anggaran berjalan, penanganan infrastruktur di wilayah Tawangharjo mencakup peningkatan kualitas jalan, pembangunan talud dan drainase, penguatan tebing sungai, serta peningkatan jaringan irigasi. Upaya tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran mobilitas warga, memperkuat ketahanan infrastruktur terhadap potensi kerusakan, serta menunjang aktivitas pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Pojok dalam kesempatan tersebut menyambut baik kegiatan Safari Ramadan karena dinilai memperkuat komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Grobogan dan masyarakat. Ia berharap silaturahmi yang terjalin dapat mendukung pelaksanaan visi dan misi pembangunan daerah secara berkesinambungan.
Di bidang sosial keagamaan, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tawangharjo pada tahun 2025 mencatat penghimpunan zakat dan infak sebesar Rp92.962.993. Capaian tersebut mencerminkan partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial yang terus tumbuh di tingkat kecamatan.
Dalam rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Grobogan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Grobogan menyalurkan bantuan 250 kilogram beras bagi 50 penerima manfaat. BAZNAS juga memberikan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp15.000.000 serta program bantuan biaya hidup senilai Rp40.000.000 untuk 160 mustahik. Selain itu, terdapat tali asih dari Kementerian Agama, BUMD, dan pihak terkait lainnya.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Grobogan mendorong terjalinnya komunikasi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam pembangunan dan pelayanan sosial. Pelaksanaan program secara bertahap dan kolaboratif diharapkan dapat menjaga stabilitas daerah serta memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga di Kecamatan Tawangharjo. (jsa)




