- Admin Setda
- Read Time: 1 min

Purwodadi— Melimpahnya hasil panen akan memberikan manfaat yang lebih besar ketika diikuti inovasi dan pengolahan yang mampu meningkatkan nilai tambah. Dengan cara itu, komoditas pertanian tidak hanya berhenti sebagai hasil produksi, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Hal tersebut menjadi salah satu penekanan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan Anang Armunanto saat memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Senin (3/8/2026). Apel diikuti seluruh pegawai serta dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan dan Kepala BKPSDM Kabupaten Grobogan.
Dalam arahannya, Sekda Anang Armunanto mengingatkan bahwa hilirisasi produk pertanian menjadi salah satu arah pembangunan yang perlu terus diperkuat, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Grobogan Tahun 2025–2030 untuk menguatkan pertumbuhan dan daya saing ekonomi berbasis sektor unggulan.
"Yang perlu kita perhatikan lagi adalah hilirisasi produk pertanian. Kalau hasil sudah bagus, masyarakat, utamanya petani, juga perlu memperoleh nilai tambah," ujarnya.
Menurutnya, peningkatan nilai tambah tersebut perlu didukung dengan lahirnya berbagai inovasi di sektor pertanian. Inovasi tidak hanya berkaitan dengan pengembangan produk, tetapi juga pengolahan hasil, peningkatan mutu, pemanfaatan teknologi, hingga perluasan akses pasar sehingga komoditas unggulan Grobogan memiliki daya saing yang semakin kuat.

Semangat tersebut sejalan dengan berbagai upaya yang terus dikembangkan di Kabupaten Grobogan melalui penguatan ekosistem hilirisasi, di antaranya pengembangan Rumah Kedelai Grobogan (RKG) serta Technopark Pangan sebagai ruang kolaborasi untuk mendorong inovasi, pengolahan, pengembangan produk, hingga memperluas peluang pemasaran komoditas pangan unggulan daerah.
Di sisi lain, Sekda turut mengapresiasi perkembangan penetapan Lahan Baku Sawah (LBS) sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.
Melalui inovasi yang mendorong hilirisasi produk pertanian, sektor pertanian Kabupaten Grobogan diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat nilai tambah, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (jsa)



